PKS Jerman
Seminar "Kesehatan Seksual dan Shaum Ramadhan dari segi Medis" PDF Cetak E-mail
Ditulis oleh Rizky Mira Harini   
Senin, 18 Agustus 2008 09:03
Hannover - Seks bukan hal yang tabu untuk dipelajari. Seminar yang diadakan oleh Pusat Informasi dan Pelayanan PKS (PIPPKS) Jerman Sabtu (16/8) dalam rangka memperingati HUT RI yang ke 63 dan menyambut Ramadhan 1429 H  kemarin membahas tuntas masalah kesehatan seksual, terutama yang sering diderita oleh para pria. Dr Ponco Birowo yang merupakan lulusan FKUI yang kini tengah mendalami bidang Urologi di Jerman mengupas habis penyebab disfungsi seksual dan cara penyembuhannya. Seminar ilmiah ini diadakan oleh PIPPKS Jerman dengan harapan memberikan bekal pengetahuan kepada masyarakat terutama kader PKS yang berada di Jerman

 

Para peserta yang hadir tampak malu-malu sejak slide presentasi pertama disajikan. Akan tetapi tidak mengurangi keberanian untuk bertanya, terbukti dari banyaknya pertanyaan yang dilontarkan oleh peserta yang berasal dari kota Hannover dan sekitarnya. Dokter ahli bedah dari RSCM ini menekankan bahwa gaya hidup sehat sangat mempengaruhi masalah seksual dan kelainan atau penyakit seksual adalah penyakit biasa seperti penyakit yang lainnya yang bisa disembuhkan jika berobat dengan benar.

 

Pada sesi beikutnya, dr. Nenden Rosdiana, yang merupakan istri dari dr. Ponco membawakan tema Shoum Ramadhan dari segi medis. Tema ini dipilih sebagai bekal pengetahuan seorang muslim untuk menjelaskan kepada warga setempat tentang puasa. Fakta-fakta ilmiah yang diutarakan oleh dokter jebolan FKUI ini membuktikan bahwa puasa tidak berbahaya untuk kesehatan, dan justru banyak manfaatnya terutama untuk mengistirahatkan sistem pencernaan manusia. Kenyataan timbulnya keluhan di bulan puasa justru disebabkan oleh kualitas tidur yang buruk, dan bukan karena puasanya.

 

Impuls yang diberikan kepada PKS selaku pembawa aspirasi rakyat oleh dokter yang juga penulis kolom ini, adalah fakta ilmiah dari peneliti Barat yang menyatakan bahwa puasa mengurangi kinerja seseorang. Penelitian ini memang tidak dilakukan di Indonesia, akan tetapi jika itu benar adanya, hendaknya ada kebijakan dari pemerintah yang memberlakukan pengurangan jam kerja selama Bulan Ramadhan. (rmh)
LAST_UPDATED2
 

Mari bergabung bersama PKS
untuk mewujudkan Indonesia Baru yang lebih baik!
  • Anda tertantang Memimpin? Mari bergabung dalam jaring Pemimpin Muda klik di sini
  • Sisihkan dana Anda untuk kampanye PKS. Donasi
  • Beritahu tentang PKS kepada kenalan Anda.
  • Ajaklah semua yang Anda jumpai untuk memilih PKS pada 9 April 2009. Banyak alasan kenapa pilih PKS