|
Ditulis oleh Rahmat Abdullah (alm)
|
|
Minggu, 23 November 2008 09:05 |
|
Banyak orang tertawa tanpa (mau) menyadari sang maut sedang mengintainya. Banyak orang cepat datang ke shaf shalat layaknya orang yang amat merindukan kekasih. Sayang ternyata ia datang tergesa-gesa hanya agar dapat segera pergi. Seperti penagih hutang yang kejam ia perlakukan Tuhannya. Ada yang datang sekedar memenuhi tugas rutin mesin agama. Dingin, kering dan hampa, tanpa penghayatan. Hilang tak dicari, ada tak disyukuri. |
|
LAST_UPDATED2 |
|
Selanjutnya...
|
|
|
Berdakwah dan Berprestasi, Mengapa Tidak? |
|
|
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Sabtu, 22 November 2008 06:54 |
|
Belakangan ini penulis melihat ada gejala yang berkembang di tengah-tengah dinamika kita. Gejala itu adalah usaha dikotomi antara "berdakwah" dan "mengukir prestasi". Apapun alasannya, opini semacam ini tidak dapat dibenarkan. Karena kedua aktifitas ini ibarat dua sisi mata uang yang tidak dapat terpisah. Seperti dua sayap yang membawa burung garuda terbang melambung tinggi ke udara. |
|
LAST_UPDATED2 |
|
Selanjutnya...
|
|
Ditulis oleh Administrator
|
|
Sabtu, 22 November 2008 01:08 |
|
Ikhwah fillah…
Amal merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari iman. Imam Hasan Albashri menegaskan bahwa iman bukanlah angan-angan dan harapan hampa, akan tetapi ia adalah keyakinan yang mantap dalam hati dan dibuktikan dengan amal yang nyata. Bagi para aktivis da’wah amal Islami adalah bukti intima (komitmen) pada da’wah, jama’ah dan harokah. Tidak ada tempat di dalam jama’ah da’wah ini bagi orang-orang yang hanya ingin diakui sebagai anggota secara legal formal, apatah lagi bagi mereka yang sepi beraktivitas (baca: menganggur) bahkan hanya membebani jama’ah. |
|
Selanjutnya...
|
|
Merawat Buah-buah Pengorbanan |
|
|
|
|
Ditulis oleh Muhammad Nuh
|
|
Selasa, 18 November 2008 14:23 |
|
Melakoni hidup kadang seperti kegiatan memancing ikan. Semakin bagus umpan yang diberikan, kian cepat dan besar ikan yang didapat. Sayangnya, tak semua pemancing sadar kalau mengail ikan butuh keyakinan dan kesabaran. Tak pernah kering hikmah dari kisah Nabi Ibrahim dan Ismail a.s. Dua hamba Allah yang telah membuktikan kesalehan dan kesabarannya dalam taat pada Allah swt. Seorang ayah yang diuji cintanya, dan seorang anak yang dites taatnya pada Allah dan orang tua.
|
|
LAST_UPDATED2 |
|
Selanjutnya...
|
|
Doa Sang Inspirator – Harokatud Da’wah |
|
|
|
Dilantunkan oleh K.H. Rahmat Abdullah pada Deklarasi Partai Keadilan Lapangan Masjid Agung Al-Azhar Jakarta, 09 Agustus 1998, yang diiringi oleh tetesan air mata 50 Ribu hadirin.
Ya ALLAH, berikan taqwa kepada jiwa-jiwa kami dan sucikan dia. Engkaulah sebaik-baik yang, mensucikannya. Engkau pencipta dan pelindungnya. Ya ALLAH, perbaiki hubungan antar kami. Rukunkan antar hati kami Tunjuki kami jalan keselamatan. Selamatkan kami dari kegelapan kepada terang. Jadikan kumpulan kami jama'ah orang muda yang menghormati orang tua. Dan jama'ah orang tua yang menyayangi orang muda. Jangan Engkau tanamkan di hati kami kesombongan dan kekasaran terhadap sesama hamba beriman. Bersihkan hati kami dari benih-benih perpecahan, pengkhianatan dan kedengkian.
|
|
Selanjutnya...
|
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 Berikutnya > Akhir >>
|
|
Halaman 2 dari 3 |